kehilangan vs kepemilikan..

02.28.06 (7:25 am)   [edit]

ini lucu nih, tiba2 gue dapet inspirasi buat nulis dengan gaya 'agak seru' (buat gue seru sih, hehe)
 
[5.05 PM: Menara Bank Mega, Strategic Room]
 
hari ini gue meeting dengan client 'tercinta' gue, biasalah progress kerjaan,finalisasi storyboard,
mecun2 dikit biar progress kerjaan-nya berasa dan ada decision.
 
[5.20 PM: Menara Bank Mega, Strategic Room]
 
agenda yang seharusnya bukan prioritas dijadwalin jadi yang pertama,hmmm.. aneh!
mana Pak Kostaman ku ya? kita meeting tanpa si decision maker
yang memang gue akuin sangat rasional, hebat, dan berwibawa.
 
buat gue meeting itu gak penting, sangat gak penting..
 
[6.05 PM: Menara Bank Mega, Strategic Room]
 
meeting gak penting itu selesai.
satu persatu orang yang merasa gak punya kepentingan didalam
ruang meeting itu pergi menghilang entah kemana.
 
kita ditinggal sendiri.. hiks :(
gak tau ya kita punya kerjaan juga selain nanganin urusan kalian?? hehe.. gpp deh, dah biasa koq.
 
kemudian salah satu client gue buka obrolan dengan mengatakan
ada beberapa orang yang akan pindah kerja.
'oh my God? ada 2 orang client gue yang akan pindah dari sana'
 
desszzz..
something buzzling in my mind..
VOILA! : tiba2 gue merasa keilangan.
gue paling takut keilangan apa pun. Rasanya nggak enak (buat gue).
jangan tanya detil, keilangan apa, dan bagaimana, gue cuma takut merasakan keilangan (lagi).
jadi bisa kan, kalau gue sebut bahwa setiap keilangan (yang gue alami) adalah pengalaman buruk buat gue?
dan kalau gue ngalamin keilangan, gue langsung ngerasa jadi orang yang paling merana se-Indonesia Raya.
 
padahal hal-hal seperti itu sama sekali nggak bisa dihindari kan?
keilangan2 itu sangat wajar terjadi, karena apa yang ada dan terjadi di dunia itu nggak ada yang abadi.
 
[6.50 PM: Menara Bank Mega, Strategic Room]
 
si bos baru dateng.
'mood-nya lagi bagus gak ya?' sempet terlintas dikit di benak gue waktu dia masuk ruangan.
hmm.. ternyata dia lagi happy2 aja. Meeting berjalan dengan sangat mulus dan lancar,
bahkan sangat sempurna buat gue yang selama kurang lebih hampir 3 tahun ngurusin client macem gini.
hehehe...
 
[8.00 PM: jalanan menuju kantor tercinta]
 
eh, gue mikir lagi, iya.. tentang si 'keilangan' tadi.
sebentar lagi gue akan keilangan seorang partner kerja yang seru,sekaligus dah jadi temen baik gue juga.
tapi gue berpikir lagi, keilangan yang akan atau pernah gue alami gak separah kehilangan anak-anak kecil korban tsunami di aceh sana kan? Mereka kehilangan keluarga, harta benda dan rasa nyaman serta aman untuk hidup sebagai anak-anak kecil secara normal.
 
kalau dibandingin,
keilangan yang gue alami itu gak ada seujung kuku kalo dibandingin dengan kehilangan mereka.
 
keilangan waktu? biasa
keilangan pacar? fuck, tapi biasa.
keilangan dompet? sial!
keilangan sahabat? hmmm, wait.. susah gue nulisnya :-D
 
[8.45 PM: kantor tercinta, depan komputer]
 
sms a friend - call a friend, wanna share something..
but, never mind it's not a big think and urgent anyway, just need a friend to talk.
have an idea to write something in my blog,
ternyata, perasaan menyebalkan karena keilangan itu hanya karena setiap manusia (termasuk gue)
sangat terbiasa dengan berbagai format kepemilikan. Dan gimana sih, sikap dan perilaku kita sama benda-benda yang kita miliki?
kalo gue, cenderung over protective dengan semua yang gue punya, gue sayang2, ati2 deh pokoknya.
 
[9.10 PM: online di YM sama temen gue]
 
windows YM gue and a friend:
 
gue: jo, kenapa rasa keilangan itu menyebalkan yew?
gue: karena kita terbiasa dengan format kepemilikan ga sih?
temen gue: keilangan apa dulu? barang apa org?
gue: both
gue: sikap lo sama benda2 yang lo punya?
gue: kalo gw sih, klo brng gak pernah tlalu terikat.
temen gue: kalo org gw terikat tuh
temen gue: kalo brg yah tergantung lah, tapi gue akan jaga yang gue punya selalu..
bla.. bla.. bla..
 
[9.25 PM: back to my blog]
 
Itu cuplikan chat gue sama temen gue, see.. hampir semua orang merasa sayang dengan apa yang dimilikinya.
gue jadi mikir lagi, semua hal yang bikin sebel gue belakangan ini sangat berhubungan dengan kepemilikan atas objek yang gue sayang:
 
gue sebel karena gue ngerasa waktu milik gue ilang.
(sumpah mati, gue cinta banget sama waktu yang gue miliki untuk kehidupan pribadi).
gue sebel karena gue akan keilangan partner kerja gue (2 minggu lagi).
gue sebel karena gue ngejalanin rutinitas yang membosankan
(gue keilangan waktu buat keluarga gue, sempet..)
gue sebel karena gue akan keilangan 2 orang client gue yang mau pindah tempat kerja
(gue juga gak ngerti, koq gue sedih ya? ngerasa keilangan juga gue).
 
kalau misalnya manusia nggak dibiasain dengan rasa kepemilikian,
mungkin aja saat seseorang atau benda pergi dari sisi kita, kita ga bakal ngerasa apa-apa.
dan 'ilang' bukanlah menjadi kata yang menakutkan bagi sebagian orang (termasuk gue),
tapi menjadi kata2 yang sangat umum.
mungkin emang semua orang harus membiasakan diri untuk gak merasa memiliki.
 
kita liat aja nanti ya, intinya gue harus membiasakan diri untuk gak pernah merasa keilangan,
harusnya gue bisa, gue bukan orang yang cengeng koq, gue bisa!
 
hehe.. dah ah, basi! melow!
 
cukup lucu gak postingan gue kali ini?

help.. anyone?

02.20.06 (5:47 am)   [edit]

sepertinya banyak sekali yang harus gue lakukan akhir2 ini,
terutama dengan banyaknya urusan pekerjaan yang gak ada abisnya.

mau tau apa yang terjadi dengan gue?

1. gue gak sempet ngupdate blog (gue update sekarang deh!)
2. gue pernah lupa buat nemuin temen padahal dah buat janji (maaf ya..)
3. gue dah lama gak ngobrol sama nyokap (weekend ngajak jalan nyokap ah!)
4. sekat di otak gue dah hampir penuh (kalo komputer mungkin musti nambah hard disk kali)
5. gue jadi suka linglung - gue pernah manggil bos gue "Pah!" (ade apeee??)
6. gue jadi over parno (gue dah parno - sekarang lebih PARAH!)
7. gue lupa ngucapin terimakasih ke seorang temen (karenanya, semangat gue balik lagi)

kayaknya dah banyak banget deh keparahan2 gue akhir2 ini..

gak ada yang salah..
kerjaan? biasa aja.
temen2 di kantor? fine.
keadaan rumah? duh, kangen nyokap.
kayaknya gue emang lagi jenuh aja sama rutinitas.

need a new environment.
need a new routines.
need a new client.hehe, ..or new job?

help me?
anyone?

dia tau.. (aku?)

02.03.06 (9:04 am)   [edit]

saat ini, aku punya banyak sekali hal yang ingin aku bagi.
begitu banyak peristiwa yang terjadi, begitu banyak beban, begitu banyak cerita,
tapi aku tidak punya cukup energi (tepatnya keberanian) untuk bercerita tentang itu semua.

beberapa hari yang lalu, aku punya kesempatan untuk bertemu sahabat lamaku.
saat itu yang terbayang oleh ku hanyalah satu kesempatan untuk mendengar cerita2-nya yang tertinggal.
cerita-cerita yang muncul selama aku tidak bersamanya.

sebagai seorang shinthinkz,
kali ini aku berusaha untuk menjadi pendengar yang baik.
sesuatu yang susah susah gampang untukku beberapa bulan terakhir ini.
karena aku merasa aku telah menjadi orang yang beda saat ini,
aku merasa aku telah menjadi orang yang cuek dan antipati terhadap segala permasalahan teman2ku,
aku merasa seperti itu karena aku takut, aku takut untuk sesuatu yang semu.
aku takut untuk kehilangan lagi.

tapi, hey.. hey..
sesaat sahabatku berhenti bercerita, hanya untuk bertanya apa yang terjadi pada diriku.
menurutnya aku begitu capek, letih dan pikiranku penuh dengan berbagai hal.

aku memang tidak bisa bercerita segala hal yang ada dipikiranku saat itu (sekali lagi aku masih takut).
tapi hal itu membuat aku tersadar bahwa sahabatku memperhatikan, sahabatku tahu..
walaupun saat itu aku masih belum punya cukup energi dan kemampuan untuk bercerita.
aku bahkan tidak tahu bagaimana harus bercerita, aku tidak peduli.
sesaat (tanpa aku bercerita), aku merasa seperti sudah berbagi berbagai beban yang ada di pundakku,
kesedihan, kekuatiran, kemarahan, kekesalan, kekecewaan dan mungkin juga sebagian kecil kebahagiaan.
senang rasanya terutama ketika kita bisa saling merasakan apa yang dirasakan satu sama lain.

kemudian sebelum tidur aku kembali berpikir,
aku pun demikian, sama seperti sahabatku tadi, yang mengetahui keadaan ku tanpa sedikit pun aku bercerita.
iya.. akupun demikian.
aku mengerti,
aku ikut bingung,
aku ikut sedih,
aku ingin menenangkan,
aku tau.

that I would be good..

02.02.06 (7:48 am)   [edit]
that I would be good even I did wrong.
that I would be good even I got the thumbs down.
that I would be good even I got and stayed sick.
that I would be good even I hated by somebody.
that I would be good even I lost my best pal.
that I would be good even I felt unsecure.
that I would be good even I was not focus anymore.
that I would be good whether with or without you.
 
could I?
 
<<kayaknya enggak deh>>